PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII
Blog ini dibuat untuk membantu peserta didik dalam memahami dan mentelaah materi pelajaran khusus pada kelas 7.
Senin, 02 Desember 2019
Rabu, 02 Januari 2019
PENYAJIAN DATA
Mengetahui Pengertian Peluang Empirik

RG Squad, kalian pernah mendengar komentator dan ahli sepak bola memprediksi suatu pertandingan sepak bola tidak? Misalnya RG Squad dapat memprediksi kemenangan tim sepak bola Indonesia melawan Singapura dengan cara cara mencari peluang kemenangannya. Nah, cara mencari peluang kemenangan tim Indonesia melawan Singapura inilah yang disebut sebagai peluang empirik. Untuk lebih memahami pengertian peluang empirik suatu kejadian dari suatu percobaan, perhatikan tabel berikut ya.

Pada kolom terakhir terdapat nilai perbandingan yang disebut sebagai peluang empirik. Sehingga dapat disimpulkan peluang empirik adalah perbandingan antara frekuensi kejadian n(A) terhadap percobaan yang dilakukan n(S).
Contoh 1:
Pada pertandingan sepak bola yang dilaksanakan sebanyak 30 kali, ternyata Tim Indonesia menang 18 kali, seri 8 kali dan kalah 2 kali. Dari data yang sudah ada, jika Tim Indonesia bertanding sekali lagi berapakah peluang Tim Indonesia akan menang?
Jawab:
Pertandingan sepak bola dilaksanakan 30 kali, berarti n(S) = 30
Sedangkan Tim Indonesia menang sebanyak 18 kali, berarti n (A) = 18
Peluang tim Indonesia menang = 
Contoh 2:
Lisa dan Aryo sedang melakukan percobaan dengan menggunakan dua buah uang logam di atas. Mereka melempar dua buah uang logam itu sebanyak 30 kali, kemudian mereka mencatat hasilnya, sebagai berikut:

Tentukan peluang empirik munculnya kedua buah uang logam yang sama!
Jawab:
Munculnya kedua uang logam yang sama dua buah, yaitu (A,A) dan (G,G).
Kemunculan (A,A) = 10 kali dan (G,G) = 6 kali.
Kemunculan (A,A) & (G,G) = 10 + 6 = 16 , n(A) = 16.
Sedangkan banyak seluruh percobaan yaitu n(S) = 30
Peluang munculnya kedua buah uang logam yang sama:
Bagaimana RG Squad? Sudah mengerti kan yang dimaksud dengan peluang empirik? Selanjutnya kalian akan belajar tentang peluang teoritik.
Pengertian Peluang Teoritik
.jpg)
RG Squad, kamu masih ingat materi tentang ruang sampel? Banyak anggota ruang sampel untuk 2 buah dadu adalah 36 buah. Lalu apa hubungannya dengan peluang teoritik? Ternyata, ruang sampel merupakan dasar untuk menentukannya. Nah, untuk lebih lengkapnya, silakan kamu perhatikan materi di bawah ini ya!
tabel ruang sampel
Peluang teoritik adalah perbandingan antara frekuensi kejadian yang diharapkan terhadap frekuensi kejadian yang mungkin (ruang sampel). Biasanya peluang teoritik digunakan saat percobaan yang dilakukan hanya satu kali.
.jpg?width=600&name=01(1).jpg)
Supaya kamu mengerti hubungan antara ruang sampel dengan peluang teoritik, perhatikan beberapa contoh soal berikut.
Contoh 1:
Dua buah dadu hitam dan merah dilempar bersama-sama. Peluang munculnya dadu pertama bermata 3 adalah
Jawab:
Berdasarkan tabel di atas, n(S) = 36
A = kejadian muncul mata dadu pertama bermata 3 = (3,1) , (3,2), (3,3), (3,4), (3,5), (3,6), n(A) = 6
A = kejadian muncul mata dadu pertama bermata 3 = (3,1) , (3,2), (3,3), (3,4), (3,5), (3,6), n(A) = 6
Munculnya dadu pertama bermata 3:

Contoh 2:
Pada Sebuah kantong terdapat 40 kelereng dengan warna merah 16 buah, hijau 8 buah dan sisanya berwarna biru, kemudian diambil satu buah kelereng secara acak. Tentukan peluang jika yang terambil adalah kelereng biru?
Jawab:
Banyaknya seluruh kelereng, n(S) = 40
Jumlah kelereng merah = 16
Jumlah kelereng hijau = 8
Jumlah kelereng biru, n(biru)= 40-16-8 = 16
Peluang terambil kelereng biru:

Materi Peluang: Percobaan, Ruang Sampel, dan Titik Sampel
-1.jpg)
RG Squad pernah bermain permainan ular tangga? Sebelum kamu punya kesempatan melangkah, permainan mengharuskan kita melempar dadu. Nah, saat melempar, kemungkinan mata dadu yang muncul adalah 1, 2, 3, 4, 5 atau 6. Pelemparan dadu seperti ini merupakan contoh dari percobaan, yang merupakan salah satu materi peluang dalam matematika. Untuk lebih lengkapnya, baca sampai habis ya!
Kemunculan mata dadu 1, 2, 3, 4, 5 atau 6 jika dihimpun maka diperoleh himpunan {1,2,3,4,5,6}. Himpunan disebut juga dengan ruang sampel. Nah, sebenarnya ada lagi yang disebut sebagai titik sampel. Hubungan antara percobaan, ruang sampel, dan titik sampel tersebut akan kita bahas satu-persatu.
1. Pengertian Percobaan, Ruang Sampel, dan Titik Sampel
- Percobaan atau eksperimen, yaitu suatu kegiatan yang dapat memberikan beberapa kemungkinan.
Contoh: Melemparkan dadu, melemparkan koin, dll.
- Ruang sampel adalah himpunan dari semua hasil yang mungkin pada suatu percobaan/kejadian.
Contoh: Pada pelemparan sebuah dadu, maka ruang sampelnya adalah S = {1,2,3,4,5,6}
- Titik sampel adalah anggota-anggota dari ruang sampel atau kemungkinan-kemungkinan yang muncul.
Contoh: Pada pelemparan sebuah dadu, maka titik sampelnya : (1), (2), (3), (4), (5), dan (6)
2. Menyusun Anggota Ruang Sampel
- Menyusun Anggota Ruang Sampel dengan Mendaftar
Jika kita melemparkan dua buah koin sekaligus, maka akan ada yang menjadi koin pertama dan koin kedua.
Misalkan koin pertama muncul angka (A) dan koin kedua muncul gambar (G), maka kejadian dari pelemparan tersebut adalah (A, G). Semua hasil yang mungkin terjadi dari percobaan tersebut adalah (A, G), (G, A), (A, A), dan (G, G). Dengan demikian, diperoleh:
Ruang sampel : {(A, G), (G, A), (A, A), (G, G)}
Titik sampel : (A, G), (G, A), (A, A), dan (G, G)
Kejadian : {(A, G)}, {(G, A)}, {(A, A)}, atau {(G, G)}
- Menyusun Anggota Ruang Sampel dengan Diagram Pohon

Jika kita melemparkan sebuah koin dan sebuah dadu bersisi 6, maka kemungkinan kejadiannya adalah munculnya angka (A) atau gambar (G) pada koin dan salah satu mata dadu pada dadu. Misalkan sebuah koin dianggap bagian pertama dan sebuah dadu bersisi 6 bagian kedua, maka diperoleh:
Ruang sampel:
S = {(A, 1), (A, 2), (A, 3), (A, 4), (A, 5), (A, 6), (G, 1), (G, 2), (G, 3), (G, 4), (G, 5), (G, 6)}
Banyak anggota ruang sampel : n(S) = 12
- Menyusun Anggota Ruang Sampel dengan Tabel
Jika kita melemparkan dua dadu sekaligus, maka pada masing-masing dadu akan ada 6 kemungkinan kejadian yang muncul, yaitu mata dadu 1, 2, 3, 4, 5, dan 6. Jika kita susun dalam sebuah tabel, maka didapatkan hasil berikut:
Ruang sampel:
S = {(1,1), (1,2), (1,3), (1,4),(1,5) (1,6), (2,1) (2,2) (2,3) (2,4) (2,5) (2,6), (3,1) (3,2) (3,3) (3,4) (3,5) (3,6), (4,1) (4,2) (4,3) (4,4) (4,5) (4,6), (5,1) (5,2) (5,3) (5,4) (5,5) (5,6) (6,1) (6,2) (6,3) (6,4) (6,5) (6,6)}
Banyak anggota ruang sampel: n(S) = 36
Sumber : https://blog.ruangguru.com/materi-peluang-percobaan-ruang-sampel-dan-titik-sampel
SEGIEMPAT DAN SEGITIGA
Bab ini membahas serba-serbi dalam bangun segitiga. Baik garis istimewa pada segitiga, sudut pada segitiga, dan bangun segitiga istimewa.
Total sudut pada segitiga (Sumber: Mathsong By Numberock via Youtube)
Ingat ya, ilustrasi di atas cuma contoh. Bisa saja segitiga lain bukan bersudut 40o, 40o, dan 100o. Tapi, satu hal yang pasti, total dari jumlah ketiga sudut pada segitiga adalah 180o. Sebaliknya, untuk menentukan sudut luar dari segitiga, kamu tinggal menggunakan rumus 180 dikurangi sudut dalamnya. Contohnya:
Menurut kamu, bangun apa yang punya banyak keistimewaan? Kotak? Lingkaran? Atau… segitiga? Yah, emang, sih, semuanya pasti punya keunggulan dan keunikan sendiri-sendiri. Tapi, coba, deh, bayangin. Simbol-simbol apa yang identik dengan “kehebohan”, kebanyakan pasti segitiga. Piramida di mesir, misalnya. Berbentuk segitiga jika dilihat dari keempat sisinya. Begitu juga ada pada mitos segitiga Bermuda.
Kalau dipikir-pikir, emang gawat si segitiga ini. Pada matematika aja, kamu bisa menemukan 3 hal yang istimewa dari segitiga.
GARIS ISTIMEWA PADA SEGITIGA
Pada segitiga, kamu akan menemukan 4 garis istimewa. Apa aja tuh? Ada garis tinggi, garis bagi, garis berat, dan garis sumbu.
Garis Tinggi Suatu Segitiga
Garis Tinggi adalah garis lurus yang menghubungkan satu titik ke sisi di hadapannya secara tegak lurus. Coba kamu liat pada gambar deh. Di sana, garis apa yang disebut dengan garis tinggi? Ya, betul. Garis CJ, AH, dan BI adalah garis tinggi. Pertemuan dari garis tinggi (titik 0) disebut dengan titik tinggi.
Garis Bagi Suatu Segitiga
Garis Bagi adalah garis yang menghubungkan satu titik ke sisi di hadapannya dan menjadikannya dua sudut sama besar. Di gambar terlihat kalau garis AD membagi sudut BAC jadi 2 bagian sama besar, kan. Yaitu sudut BAD = sudut CAD. Oleh karena itu, garis AD disebut dengan garis bagi.
Garis Berat Suatu Segitiga
Garis Berat adalah garis yang menghubungkan satu titik ke sisi di hadapannya dan membagi sisi itu menjadi dua bagian sama panjang. Coba, bisa nggak kamu menemukan mana yang disebut dengan garis berat pada gambar di atas? Iya, betul Garis AD, BE, dan CF, kalau kamu perhatikan memotong panjang garis lain menjadi 2 garis sama panjang kan.
Garis Sumbu Suatu Segitiga
Garis Sumbu adalah garis lurus yang menghubungkan satu titik pada segitiga dengan sisi di hadapannya dan membagi sisi tersebut menjadi 2 bagian sama panjang secara tegak lurus.Gambar di atas menunjukkan kalau garis DE melalui titik tengah AB sekaligus tegak lurus AB. Garis DE ini, disebut juga dengan garis sumbu AB.
SUDUT ISTIMEWA PADA SEGITIGA
Selain garis, segitiga juga mempunyai sudut istimewa. Sudut? Apanya yang istimewa dari sebuah sudut?
Coba, deh, potong sebuah kertas menjadi bentuk segitiga. Kemudian, gunting ketiga pinggirnya dan jejerkan. Pasti bagian bawah hasil potongan segitiga kamu dapat menghasilkan garis lurus. Hal ini menandakan kalau jumlah dari 3 sudut segitiga adalah 180o.
Total sudut pada segitiga (Sumber: Mathsong By Numberock via Youtube)
Ingat ya, ilustrasi di atas cuma contoh. Bisa saja segitiga lain bukan bersudut 40o, 40o, dan 100o. Tapi, satu hal yang pasti, total dari jumlah ketiga sudut pada segitiga adalah 180o. Sebaliknya, untuk menentukan sudut luar dari segitiga, kamu tinggal menggunakan rumus 180 dikurangi sudut dalamnya. Contohnya:
Sudut Y = 180 - sudut C
BANGUN ISTIMEWA DALAM SEGITIGA
Dalam segitiga, ada bangun-bangun yang mempunyai sifat khusus. Nah, segitiga semacam ini dinamakan dengan segitiga istimewa. Adapun segitiga istimewa adalah segitiga siku-siku, segitiga sama kaki, dan segitiga sama sisi.
Segitiga Siku-siku
Segitiga siku-siku adalah satu-satunya bangun segitiga yang mempunyai sudut 90o di salah satu sudutnya. Dia mempunyai sisi siku dan miring (hipotenusa). Salah satu contoh dari bangun segitiga siku-siku adalah pada bendera segitiga.
Segitiga Sama Kaki
Segitiga sama kaki adalah bangun segitiga yang mempunyai dua sisi yang sama panjang. Selain panjangnya, segitiga ini juga akan memiliki dua sudut yang sama besar. Misalnya, Sudut A dan B pada gambar masing-masing 50o. Itu artinya, sudut C pasti memiliki besaran senilai 80o. Salah satu sifat lainnya adalah, kalau kamu memotong segitiga ini pada garis tengah (CD), maka akan menghasilkan dua segitiga siku-siku yang sama besar.
Segitiga Sama Sisi
Segitiga sama sisi adalah bangun segitiga yang memiliki panjang sisi yang sama. Itu artinya, ketiga sudutnya pun punya besaran yang sama. Hayo, ada yang bisa tebak berapa besar sudutnya? Yak, betul. 180:3 = 60o. Jika kamu putar dari sisi manapun, segitiga ini akan tetap punya bentuk yang sama, lho!
Nah, ternyata banyak kan hal-hal yang istimewa dari bangun segitiga ini. Mulai dari garis istimewa, sudut istimewa, sampai bangun segitiga yang istimewa.
GARIS DAN SUDUT
Apa Saja Bagian-bagian dari Properti Sudut?
Anik Kumaidah
January 7, 2019
January 7, 2019

“Ma, aku ada PR Matematika nih. Bingung”
“Coba sini Mama lihat”
Mama pun membuka buku, dan ternyata PR anaknya itu ditugaskan mencari informasi tentang properti sudut.
“Oh kamu ini hanya diminta untuk mencari informasi tentang properti sudut kok”
“Properti? Setau aku, properti itu perlengkapan Ma. Perlengkapan rumah gitu”
Ini namanya properti rumah, bukan properti sudut. (sumber: desain-minimalis.com)
“Iya. Properti itu secara umum bisa diartikan sebagai perlengkapan. Tapi, dalam matematika ada yang namanya properti sudut”
Squad, kamu sendiri tahu ngga properti sudut itu apa? Kalau belum tahu berarti kamu harus baca artikel ini sampai selesai ya.
Properti sudut dalam matematika itu membahas tentang pengertian sudut, penamaan sudut, dan tingkatan sudut. Supaya kamu lebih paham, kita bahas satu per satu yuk.
A. Pengertian Sudut
Kamu tahu nggak apa sudut itu? Kalau jenis-jenis sudut kalian pasti sudah tahu kan? Nah, kalau arti dari sudut itu sendiri apa?
Bingung ya?
Begini Squad, sudut itu dapat dipahami sebagai jarak putar antara dua buah sinar garis yang memiliki titik pangkal yang sama.
Hmmmm sinar garis? Apa itu?
(sumber: giphy.com)
Bukan. Sinar garis itu bukan seperti itu ya yang dimaksud. Kalau mau tahu sinar garis yang dimaksud, coba perhatikan gambar berikut ini,
(sumber: Master Teacher Ruangguru)
Gambar di atas itu, menunjukkan sebuah sudut yang dibentuk oleh sinar garis AB dan sinar garis AC dengan titik pangkal A. Nah, garis AC dan AB disebut kaki sudut. Lalu, titik A disebut titik sudut. Kalau kamu mau mengukur besar sudut, kamu dapat mengukur daerah yang di arsir. Caranya bisa menggunakan busur derajat.
B. Penamaan Sudut
Siapa bilang sudut nggak bisa diberi nama seperti kamu atau hewan peliharaan kamu? Sudut itu juga bisa diberi sebuah penamaan. Bedanya dengan kamu, penamaan sudut itu nggak perlu akta lahir atau kartu tanda penduduk (KTP). Kalau dalam akta lahir juga ditulis tuh penamaan kamu, kalau penamaan buat sudut sih nggak sampai seribet itu segala pakai bikin akta kelahiran segala
Dalam akta lahir ditulis sebuah penamaan dari bayi yang baru lahir. (sumber: koranmetro.com)
Lalu, bagaimana sih proses penamaan sebuah sudut?
Sudut dapat diberi nama dengan dua cara, yaitu menggunakan satu huruf atau tiga huruf. Penamaan sudut dapat dilakukan dengan nama dengan satu huruf dapat diambil dari nama titik sudutnya atau bisa juga dengan nama dengan tiga huruf di mana nama titik sudutnyadiletakkan di tengah-tengah di antara dua huruf lain.
Seperti ini ya Squad
(sumber: Master Teacher Ruangguru)
Penamaan seperti sudut di atas ini bisa disebut dengan, ∠A (jika penamaan dengan satu huruf), atau ∠CAB (jika penamaan dengan tiga huruf).
C. Tingkatan Satuan Sudut
Apa yang terlintas di pikiran kamu tentang tingkatan satuan sudut?
Warrior, Elite, Master, Grandmaster, Epic, Legend dan Mythic?
Itu juga disebut tingkatan, tapi bukan dalam satuan sudut Squad. Kalau kamu penggemar gameMobile Legend pasti nggak asing dengan tingkatan tersebut, iya kan?
7 Ranked Match di Mobile Legend (sumber: ulasan.id)
Tingkatan satuan sudut ini berbeda dengan tingkatan Ranked Match dalam Mobile Legend ya Squad. Tingkatan satuan sudut itu merupakan besar suatu sudut dapat digunakan satuan derajat(°), menit('), dan detik("). Misalnya seperti ini Squad.
Bagaimana Squad? Kamu sudah paham tentang bagian-bagian dari properti sudut belum? Kalau kalian masih bingung, jangan khawatir. Tulis pada kolom komentar.
Mengenal Macam-macam Sudut

Kamu sudah pernah belajar tentang jenis-jenis segitiga bukan pada artikel sebelumnya? Hmm, kalau kamu belum baca, lebih baik kamu baca dulu deh artikel tentang jenis-jenis segitiga dalam matematika. Dalam artikel tersebut kan dijelasin tuh ada tiga jenis segitiga yang dilihat dari besar sudutnya, ada segitiga lancip, segitiga tumpul, dan segitiga siku-siku. Nah, di artikel ini kita akan membahas tentang macam-macam sudut tersebut, plus sudut refleks. Scroll terus ya Squad..
Begini Squad, ternyata sudut-sudut itu ada di sekitar kita, lho. Nggak percaya? Coba perhatikan benda berikut ini:
Tablet memiliki sudut tumpul di tiap ujungnya (sumber: style.tribunnews.com)
Pasti gadget tersebut nggak asing dong ya bagi kamu? Perhatikan, deh. Tablet tersebut kanmemiliki ujung-ujung di tiap sisinya. Kalian tahu nggak di ujung sisi tablet tersebut membentuk sudut apa?
Perlu kamu ketahui nih Squad, ternyata ada empat macam sudut loh. Apa aja sih?
1. Sudut siku-siku
Sudut siku-siku itu sudut yang besarnya 90°.
(Sumber: idschool.net)
Dalam gambar tersebut, coba kamu perhatikan titik sudut O. Nah, sudut itulah yang disebut dengan sudut siku-siku.
2. Sudut lancip
Sudut lancip merupakan sudut yang besarnya kurang dari 90° (0° < 90° ).
(Sumber: idschool.net)
Dalam gambar tersebut, titik sudut O membentuk sudut lancip.
3. Sudut tumpul
Sudut tumpul merupakan sudut yang besarnya antara 90° sampai 180° (90° < 180°)
(Sumber: idschool.net)
Perhatikan titik sudut O. Titik sudut itu membentuk sudut tumpul.
4. Sudut refleks
Squad sudah pernah mendengar apa itu sudut refleks? Sudut refleks merupakan sudut yang besarnya antara 180° sampai 360°.
(Sumber: sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id)
Coba perhatikan garis putus-putus pada gambar di atas. Itulah yang disebut dengan sudut refleks. Lalu bagaimana cara menghitungnya? Perhatikan contoh soal dan pembahasan berikut.
Contoh Soal
Jawaban: D
Pembahasan:
Untuk menghitung sudut refleks, jika diketahui sudut terpendeknya menggunakan rumus 360° dikurang sudut terpendek. Berarti dalam soal tersebut diketahui sudut terpendeknya ialah 100° derajat, maka hasilnya ialah:
360°- 100° = 260°
Masih bingung dengan macam-macam sudut di atas?
(sumber: Master Teacher Ruangguru)
(sumber: Master Teacher Ruangguru)
Hubungan Dua Sudut dan Antarsudut

Squad, ternyata sudut-sudut itu punya hubungan lho. Iya benar hubungan. Hubungannya bukan sudut A ternyata adiknya dari sudut B. Bukan juga sudut C itu merupakan ayah dari sudut D. Nah, kalau itu bukan hubungan dalam sudut, tapi hubungan keluarga yang digambarkan dengan perumpamaan sudut-sudut.
Lalu, seperti apa hubungan-hubungan dalam sudut itu? Simak terus ya pembahasannya di artikel ini.
Begini Squad, hubungan dalam sudut itu ada dua. Pertama hubungan dua sudut dan yang kedua hubungan antarsudut. Sekarang kita bahas satu per satu ya.
A. Hubungan Dua Sudut
Kamu jangan membayangkan hubungan dua sudut itu seperti hubungan seperti Dilan dan Milea ya. Hubungan dua sudut dalam matematika ini mudah dan nggak berat kok seperti yang dikatakan Dilan
.png?width=600&height=300&name=Hubungan%20dua%20sudut%20itu%20mudahKamu%20pasti%20bisa%20(1).png)
Kalau rindu itu memang berat, biarkan saja Dilan yang merasakan. Tapi, kata Dilan tadi hubungan dua sudut itu mudah kok. Jadi, nggak perlu ngebayangin kalau hubungan dua sudut itu bakalan sulit.
Kembali ke hubungan dua sudut ya Squad. Ada 3 macam sudut yang masuk ke dalam pembahasan hubungan dua sudut.
1. Sudut yang saling berpelurus (Bersuplemen)
Nah, sudut ini berpelurus ini atau yang disebut dengan sudut yang saling bersuplemen ini bukan sudut yang memiliki vitamin ya. Jangan mentang-mentang ada kata “suplemen” lalu kamu kaitin sama vitamin. Ini nggak ada kaitannya sama sekali ya.
(sumber: giphy.com)
Sudut berpelurus itu sudut yang seperti gambar berikut ya Squad
(sumber: Master Teacher Ruangguru)
Namanya garis lurus itu besar sudutnya ialah 180°, jadi garis lurus dari titik A ke titik B dengan membentuk ∠AOB besarnya ialah 180°. Sekarang perhatikan garis AB. Di titik O dibuat garis melalui C, dan terbentuk ∠AOC dan ∠BOC.
∠AOC ini merupakan sudut berpelurus dari ∠BOC. Jumlah dari ∠AOC + ∠BOC = 180° dengan kata lain, dua sudut dikatakan berpelurus jika jumlah sudutnya 180°.
2. Sudut yang saling berpenyiku (Berkomplemen)
Sudut berpenyiku ini jika dijumlahkan ialah 90°. Coba kamu perhatikan titik A ke titik B. Ada titik O yang membentuk ∠AOB besarnya ialah 90°. Di titik O dibuat garis melalui C, dan terbentuk ∠AOC dan ∠BOC.
Kalau sudut berpelurus jika dijumlahkan sudut-sudutnya akan berjumlah 180°, maka untuk sudut berpenyiku jika ∠AOC + ∠BOC = 90° dengan kata lain, dua sudut dikatakan berpenyiku jika jumlah sudutnya 90°
3. Sudut yang saling bertolak belakang
Kalau kamu penggemar sepak bola pasti tidak asing dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi bukan. Coba perhatikan tendangan Cristiano Ronaldo berikut.
(sumber: giphy.com)
Lalu, kalau kamu penggemar Lionel Messi, pasti tidak asing dengan gol-gol Messi yang seperti ini.
(sumber: giphy.com)
Sekarang coba temukan hal yang bertolak belakang dari kedua tendangan pemain sepakbola tersebut?
Yap. Bener banget. Kaki yang digunakan Cristiano Ronaldo dan Messi berbeda. Ronaldo menggunakan kaki kanan untuk mencetak gol, Messi menggunakan kaki kiri.
Sangat bertolak belakang bukan kaki yang digunakan untuk mencetak gol?
Adakah hubungannya dengan sudut yang kita pelajari?
Oh tentu tidak. Itu tadi hanya perumpamaan saja kok. Sudut yang bertolak belakang itu sudut yang arah hadapnya berlawanan. Kalau kamu sulit membayangkan, gambarannya itu seperti kamu kalau lagi berdebat dengan orangtua kamu. Ayah kamu punya pendapat A, tapi kamu punya pendapat B.
Kamu pasti sering berbeda pendapat dengan ayahmu (sumber: nusasearch.net)
Perlu kamu ingat nih Squad, besarnya sudut yang bertolak belakang ini sama lho ya.
Garis AB dan CD itu garis lurus yang berpotongan di titik O, sehingga terbentuk pasangan
∠AOC dan ∠BOD atau ∠BOC dan ∠AOD. Nah, pasangan sudut-sudut tersebut itulah yang disebut dengan sudut yang bertolak belakang.
Berdasarkan i dan ii, ∠AOC = ∠BOD, maka dapat disimpulkan bahwa sudut yang saling bertolak belakang itu sama besar. Mudahnya, itu dapat dipahami seperti ini Squad.
1. ∠AOC dan ∠BOD saling bertolaj belakang sehingga ∠AOC = ∠BOD
2. ∠BOC dan ∠AOD saling bertolak belakang sehingga ∠BOC = ∠AOD
Baca Juga: Cara Menghitung Keliling dan Luas Segitiga
Nah, setelah mengetahui hubungan dua sudut, sekarang kita lanjut yuk membahas tentang hubungan antarsudut.
“Hmmm...kayaknya bakalan lebih sulit ya?”
Enggak kok. Asal kamu benar-benar mencermati tulisan di artikel ini. Stay focus ya, Squad.
B. Hubungan Antarsudut
Hubungan antarsudut itu nggak seperti hubungan antarnegara yang saling bekerja sama ya Squad.
Hubungan antarnegara itu menyatukan visi misi dalam bekerja sama (sumber: hidupsimpel.com)
Kalau hubungan antarnegara itu dipersatukan oleh kesamaan visi dan misi, kalau hubungan antarsudut itu dipisahkan atau dipotong oleh garis lain.
Yups, dipotong oleh garis lain. Perhatikan gambar berikut.
Garis k // l dipotong oleh garis m dititik A dan B, maka akan terjadi sudut-sudut berikut:
A. Sudut-Sudut sehadap
Coba Squad perhatikan ∠A4 dan ∠B4 menghadap ke arah yang sama kan? Menghadap ke arah kiri bawah. Sudut seperti ∠A4 dan ∠B4 disebut sudut-sudut sehadap.
Ada pun pasangan sudut-sudut sehadap yang lain adalah ∠A1 dan ∠B1 , ∠A2 dan ∠B2 dan ∠A3 dan ∠B3
B. Sudut-Sudut Dalam Berseberangan
Sudut dalam bersebrangan itu ialah ∠A3 dan ∠B1 terletak berseberangan yang dibatasi garis mdan berada di bagian dalam antara garis k dan l. Sudut-sudut seperti ∠A3 dan ∠B1 disebut sudut-sudut dalam berseberangan. Sudut dalam berseberangan yang lain adalah ∠A2 dan ∠B4.
C. Sudut-Sudut Luar Berseberangan
Selain sudut dalam bersebrangan, ada juga sudut luar bersebrangan nih. ∠A1 dan ∠B3 terletak berseberangan yang dibatasi garis m dan berada di bagian luar garis k dan l. Sudut-sudut seperti ∠A1 dan ∠B3 disebut sudut-sudut luar berseberangan. Sudut luar berseberangan yang lain adalah ∠A4 dan ∠B2.
D. Sudut-Sudut Dalam Sepihak
∠A3 dan ∠B4 terletak pada pihak yang sama yaitu bagian bawah garis m dan berada di bagian dalam antara garis k dan l. Sudut-sudut seperti ∠A1 dan ∠B3 disebut sudut-sudut dalam sepihak. Sudut dalam sepihak yang lain adalah ∠A2 dan ∠B1 karena terletak pada pihak yang sama (di atas).
E. Sudut-Sudut Luar Sepihak
∠A4 dan ∠B3 terletak pada pihak yang sama yaitu bagian bawah garis m dan berada di bagian luar garis k dan l. Sudut-sudut seperti ∠A4 dan ∠B3 disebut sudut-sudut luar. Sudut luar sepihak yang lain adalah ∠A1 dan ∠B2 karena terletak pada pihak yang sama (di atas).
Kamu masih merasa bingung dengan penjelasan tentang hubungan dua sudut dan antarsudut tadi?
Sumber : https://blog.ruangguru.com/apa-saja-bagian-bagian-dari-properti-sudut
Langganan:
Postingan (Atom)
Memuat…
-
Aritmatika sosial Menghitung Harga dan Persentase Untung Rugi Anik Kumaidah January 03, 2019 “Bang, udah lama jualan di sini?” ta...






